Showing posts with label Sejarah Unik. Show all posts
Showing posts with label Sejarah Unik. Show all posts

Saturday, March 9, 2013

Asal Usul Pisau Cukur Yang Kita Pakai

Kehadiran pisau cukur, cukup lama sejak peradaban manusia. Hal ini dikarenakan adanya temuan-temuan berupa batu ataupun kulit kerang yang diasah pada pekuburan-pekuburan kuno. Pada zaman besi dan perunggu, alat cukur dibuat dari dua bahan ini.

Beberapa budaya bercukur ditemukan dalam berbagai peradaban. Di Mesir Kuno, pada masa Firaun, golongan masyarakat dapat dilihat dari cukuran jenggotnya. Para arkeolog juga menemukan alat cukur yang dibuat dari perunggu pada makam-makam raja-raja dan keluarga bangsawannya. 

Pada budaya Yunani kuno, mereka memiliki budaya cukur, namun tidak dalam kebudayaan Romawi yang menganggap budaya cukur bukanlah budaya kaum lelaki. Mereka membawa pisau cukur untuk bekal berperang untuk perkelahian satu lawan satu. 

Kata beard dalam yang memiliki dua arti , jenggot dan menghadapi, dalam bahasa Romawi adalah "barba". Kata ini kemudian melahirkan istilah barber yang berarti tukang cukur. Sedangkan Suku Indian di benua Amerika bercukur dengan menggunakan dua keping kerang sebagai jepitan.

Pisau cukur atau silet adalah benda tajam berupa lempengan baja kecil dan tipis, biasanya bermata dua. Kata "silet" berasal dari nama dagang produk Gillette, yaitu nama belakang dari King Camp Gillette, pengusaha dari AS yang mencetuskan sistem pisau cukur sekali buang. 

Ia memulai praktik menjual alat cukur dengan murah kemudian mengambil keuntungan dari penjualan pisau cukur. Pisau cukur listrik dicetuskan oleh Jacob Schick pada 1928.

King Camp Gilletee

Jacob Schick

Pisau silet adalah pisau yang khusus digunakan untuk mencukur. Pisau Silet yang umum dijumpai berbentuk pisau tipis yang memiliki dua mata dalam dua sisi yang terbuat dari baja, serta diletakkan pada alat atau pasangannya yang berbentu mirip huruf T, yang terbuat dari baja ataupun plastik. Dalam perkembangannya, pisau silet yang digunakan untuk bercukur memiliki berbagai ragam bentuk dan memiliki tingkat kepraktisan yang tinggi.

Pisau silet

Diantaranya adalah pisau silet yang memiliki dua mata pisau yang diletakkan dalam satu sisi, untuk menghasilkan hasil cukur yang lebih licin dari sebelumnya, ada pula yang memiliki tiga mata pisau cukur dalam satu sisi. Selain jumlah pisau, terdapat berbagai aksesoris yang digunakan untuk bercukur agar tidak melukai, seperti halnya sabun krim khusus yang digunakan untuk bercukur.

Jenis Jenis Pisau Cukur
Pisau cukur dengan mata pisau yang bisa diganti
Pisau cukur dengan mata pisau yang dapat diganti yang dikenal dengan pisau silet, pertamakali dibuat oleh seorang Salesman Keliling yang bernama King Gillette. Ide ini muncul dari temannya yang menemukan tutup botol sekali pakai, Willian Painter.

Pisau Cukur

Munculnya kebutuhan akan pisau cukur ketika tahun 1895, ketika Gillete akan bercukur, pisau cukurnya tumpul dan harus diasah. Dari kondisi itu mucul ide untuk membuat pisau cukur dengan mata pisau yang bisa diganti. Konsepnya sederhana hanya teknologinya yang saat itu dirasa sulit. Diperlukan waktu 6 tahun untuk menyempurnakannya.

Di tahun 1903, Amerika Serikat menghabiskan 300.000 alat cukur dengan 500.000 pisau siletnya.

Dalam perkebangannya, ketika pemerintah Amerika Serikat terlibat dalam Perang Dunia I, pemerintah memesan 3.5 juta alat cukur dengan 36 juta siletnya untuk membekali pasukannya.

Pisau cukur listrik
Hadirnya pisau cukur listrik tidak terlepas dari peran Jacob Schick, seorang tentara Amerika serikat yang berdinas di Alaska, yang harus mengorek salju untuk membasahi siletnya, sedangkan bercukur tanpa sabun, krim ataupun air akan menimbulkan rasa sakit. 

Temuannya dipatenkan pada tahun 1923. Pada tahun pertama upaya komersialnya hanya terjual sebanyak 3000 buah dan tahun berikutnya, dia mendapatkan keuntungan tipis, dan berhasil pada tahun 1937 dengan penjualan mencapai 2 juta unit.

Mesin Cukur Listrik

Untuk pisau cukur listrik ini, Schick mendapatkan saingan dari Remington dan Sunbeam. Remington menciptakan alat cukur khusus untuk kaum wanita.

Gimana? rumit bukan? Itulah alat yang di pakai tukang cukur di zaman sekarang atau yang sering memotong rambut kita.

Terima Kasih sudah berkunjung Semoga info dari saya bermanfaat dan menambah wawasan

Rich Skrenta, Penemu Virus Komputer Pertama

siapa Penemu Virus Komputer Pertama di Dunia? Pertanyaan seperti itu seringkali terpikir oleh kita, siapa sebenarnya penemu virus komputer pertama di dunia ini. Virus komputer seringkali menjadi momok menyeramkan untuk kita semua yang terutama bekerja sangat bergantung pada komputer, banyak sudah virus di dunia yang masuk dalam virus berbahaya dan dapat mengancam data-data yang ada dalam komputer kita.

Rich Skrenta

Anda pernah mendengar virus komputer bernama elk cloner? Itu adalah nama virus komputer pertama di dunia, virus komputer itu dimasukkan dalam golongan virus mikro komputer. Sebenarnya, virus pertama di dunia tersebut hanya disebarkan dalam lingkungan sekolah tempat seseorang yang menciptakannya di tahun 1982. Hmm penasaran bukan siapa sih pencipta atau penemu virus komputer pertama di dunia? Yuk lihat di bawah ini.

Rich Skrenta Penemu Virus Komputer Pertama Di Dunia
Rich Skrenta, yang pada saat itu masih berusia sekitar 15 tahun yang duduk dibangku SMA Mt. Lebanon High School, Pennsylvania, Amerika mencoba membuat sebuah virus komputer pertama di dunia yang menyerang perangkat komputer apple II.

Pada saat itu Rich memang digolongkan menjadi anak-anak yang bandel, kebandelan dirinya itu dilihat dari tingkah laku Rich yang secara sengaja atau ilegal membagi-bagikan game dan software yang saat itu harganya sangat mahal. Karena alasan bandel tersebut, Rich Skrenta sang penemu virus komputer pertama di dunia yang menyerang komputer Apple II itu dijauhi oleh para temannya.

Terkadang kelakuan si bandel Rich sering mematikan komputer milik temannya dengan bantuan floppy disk atau menampilkan kalimat yang mengejek di monitor komputer milik teman-temannya.

Sampai akhirnya dengan bekal kebandelan atau keisengan dirinya, Rich mencoba membuat sebuah program jahat tanpa melalui bantuan floppy disk, hal itu ia lakukan agar tidak selalu disalahkan. Akhirnya ia berhasil membuat sebuah program yang diberinama Elk Cloner, pada dasarnya virus tersebut akan menyebar dari komputer satu ke komputer lainya melalui floppy disk orang-orang dan akan menampikan sebuah puisi yang dibuat sendiri oleh Skrenta.

Dan ternyata hanya dalam hitungan beberapa bulan saja Rich telah berhasil membuat heboh sekolah dengan virus komputer pertama yang ia buat. Pada saat itu tidak seperti sekarang yang sudah ada Antivirus yang dapat memudahkan kita untuk menghapus program virus tersebut dari komputer, maka sibuklah semua menghapus satu-persatu file-file yang telah terinfeksi virus Elk Cloner.

Bagaimana Cara Elk Cloner Virus Komputer Pertama di Dunia Menyebar?
Elk Cloner menyebar dan menginfeksi Sistem Operasi Apple II dengan teknik boot sector virus dan akan otomatis akan mengcopy dirinya sendiri jika secara tak sengaja ikut terbawa ke komputer orang lain. Walau tidak begitu fatal, namun tetap saja membuat pusing.

Jika komputer terinfeksi virus buatan Rich Skrenta sang penemu virus pertama di dunia dengan nama Elk Cloner, maka akan tampil puisi seperti berikut :

Elk Cloner: The program with a personality
It will get on all your disks
It will infiltrate your chips
Yes it’s Cloner!
It will stick to you like glue
It will modify RAM too
Send in the Cloner!

Dan siapa sangka, Rich Skrenta sang penemu virus komputer pertama di dunia yang di cap anak bandel di sekolahan ini meraih sukses, saat ini menurut info yang didapat ia bekerja sebagai CEO di Blekko Inc yaitu sebuah mesin pencari di internet atau search engine.

Ya begitulah kisah penemu virus komputer pertama di dunia yang diberinama Elk Cloner, siapa sangka program jahat yang membuat pusing para pengguna komputer tersebut pertama kali diciptakan oleh anak bandel berusia 15 Tahun.

Semoga saja info penemu virus komputer pertama di dunia ini bermanfaat bagi pengetahuan kita semua.

Friday, March 1, 2013

Ratusan Batu Nisan Ini Menyaty dengan Pohon

Ada sebuah pohon di London yang sangat terkenal karena keunikannya. Pohon yang terletak di dekat gereja St Pancras ini berdiri diatas ratusan batu nisan yang tumpang tindih. 

Keberadaan pohon yang sudah sangat tua dengan ratusan batu nisan dibawahnya, tentunya mengundang pertanyaan di benak banyak orang. Bagaimana ceritanya?


Kisah dibalik pohon tersebut bermula pada masa revolusi industri di Inggris, saat kawasan industri dibangun secara besar-besaran di London. Pembangunan juga termasuk membangun jalur rel kereta api untuk memudahkan pengangkutan bahan baku industri. Jalur rel kereta api yang akan dibangun rupanya melewati kawasan pemakaman yang berada di dekat gereja St Pancras.

Alhasil, makam-makam yang ada harus dipindahkan agar bisa digunakan sebagai jalur kereta api. Maka, semua jenazah yang ada kemudian diangkut dan dipindahkan dari makamnya, lalu dikremasi dan ditaruh dalam satu tempat di bawah pohon. Sementara batu nisan ditanam begitu saja didekat pohon.

Dulu pohon tersebut masih kecil. Namun, seiring pohon tersebut tumbuh, batu-batu nisan yang ada disampingnya kemudian ‘tertelan’ dan menjadi satu dengan pohon tersebut.

Thursday, February 28, 2013

Asal Usul Miringnya Menara Pisa

Menara miring Pisa (dalam Bahasa Italia: Torre pendente di Pisa) atau yang biasa disebut The Tower of Pisa (La Torre di Pisa) adalah sebuah menara lonceng dari sebuah katedral di kota Pisa, Italia. Menara ini terletak di belakang katedral dan merupakan struktur ketiga di Campo dei Miracoli (keajaiban) Pisa.


Walaupun rencana semula dibangun secara vertikal, menara itu mulai miring ke arah tenggara segera setelah dilakukan konstruksi di tahun 1173, dikarenakan pondasi yang tak sempurna.

Tinggi dari menara tersebut adalah 55,86 km dari permukaan tanah di sisi terendah, dan 56,70 m di sisi yang tertinggi. Lebar alas bangunan itu adalah 4,09 m dan lebar puncaknya adalah 2,48 m. Berat menara ini diperkirakan 14,500 ton dan memiliki 294 anak tangga.

Konstruksi dari Menara Pisa dibangun dalam tiga tahap, yang memakan waktu sekitar 200 tahun. Konstruksi marmer putih di lantai pertama dimulai pada tanggal 9 Agustus 1173, pada masa kejayaan militer dan kemakmuran Italia. Lantai pertama ini dikelilingi oleh beberapa pilar dan walaupun posisinya miring, namun tetap tahan selama berabad-abad.

Ada kontroversi seputar identitas dari arsitek yang membangun Menara Miring Pisa. Selama bertahun-tahun, desain tersebut diyakini dibuat oleh Guglielmo dan Bonanno Pisano, artis lokal kenamaan di abad ke-12, yang terkenal dengan karya perunggunya, khususnya pada karyanya Pisa Duomo.

Bonanno Pisano meninggalkan Pisa di tahun 1185 dan pindah ke Monreale, Sicilia, namun kemudian kembali lagi dan meninggal di tanah kelahirannya itu. Makamnya ditemukan di dasar tower di tahun 1820.


Menara itu pertama kali miring setelah lantai ketiga dibangun di tahun 1178, dikarenakan amblasnya pondasi sedalam tiga meter, akibat pergerakan tanah. Ini berarti bahwa desain dari menara tersebut telah cacat sejak pada awalnya.

Konstruksi dihentikan sementara selama hampir seabad lamanya, karena para warga Pisa hampir terlibat peperangan dengan Genoa, Lucca dan Florence. Selama masa ‘istirahat’ ini, struktur tanah di bawahnya telah kembali stabil. Dan di tahun 1198, dipasang jam untuk sementara pada bangunan yang masih belum tuntas itu.


Di tahun 1272, bangunan itu dilanjutkan kembali oleh Giovanni di Simone, arsitek dari Camposanto. Lantai keempat dibangun untuk mengimbangi kemiringan dari menara ini. Pembangunan kembali dihentikan di tahun 1284, saat Pisa ditaklukan oleh Genoa dalam Pertempuran Meloria.

Pembangunan menara lonceng ini tak selesai terhenti hingga 1372. Setelah itu, Tommaso di Andrea Pisano berhasil menyelesaikan elemen-elemen Gothic dari menara tersebut, dengan memberikan sentuhan gaya Roma. Terdapat tujuh lonceng pada menara tersebut, yang masing-masing mewakili not pada nada. Lonceng yang terbesar dipasang pada tahun 1655.